Pelatihan Pra-Purnabakti USB YPKP Bekali Pegawai Jiwa Wirausaha melalui Bisnis Barbershop dan Make Up Artist

Bandung, 13 Januari 2026 — Universitas Sangga Buana (USB) YPKP Bandung menyelenggarakan Pelatihan Pra-Purnabakti Pegawai dengan tema “Membangun Bisnis Barbershop dan Make Up Artist (MUA)”. Kegiatan ini menjadi langkah strategis universitas dalam membekali dosen dan karyawan yang akan memasuki masa purnabakti agar tetap produktif, mandiri, dan memiliki kesiapan berwirausaha.

Pelatihan ini diikuti oleh sekitar 85 peserta, yang terdiri dari 37 peserta pelatihan Barbershop dan 48 peserta pelatihan Make Up Artist (MUA). Seluruh peserta merupakan dosen dan karyawan Universitas Sangga Buana YPKP yang dipersiapkan untuk menghadapi masa purnabakti dengan keterampilan praktis dan wawasan kewirausahaan.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor II Universitas Sangga Buana YPKP, Bambang Susanto, menyampaikan bahwa dunia bisnis tidak dapat dibangun secara instan. Menurutnya, usaha yang berkelanjutan lahir dari proses panjang, pengalaman, serta kemampuan mengelola bisnis secara konsisten.

“Bisnis itu bukan tiba-tiba ada. Yang terpenting adalah bagaimana cara mengelolanya, menjalani prosesnya, dan memanfaatkan pengalaman yang dimiliki untuk membangun usaha ke depan,” ungkapnya.

Ia menekankan bahwa masa purnabakti tidak seharusnya dipandang sebagai akhir dari produktivitas, melainkan sebagai fase baru untuk berkarya dan mengembangkan potensi diri di bidang lain, termasuk kewirausahaan. Pengalaman kerja yang dimiliki selama bertahun-tahun dinilai menjadi modal penting dalam membangun usaha yang profesional.

Sementara itu, Rektor Universitas Sangga Buana YPKP dalam sambutannya menegaskan bahwa sektor barbershop dan Make Up Artist merupakan bagian dari industri kreatif yang terus berkembang dan memiliki fleksibilitas tinggi. Kedua sektor tersebut dinilai memiliki peluang pasar yang luas meskipun tingkat persaingan semakin ketat.

“Walaupun pelaku usaha di bidang ini cukup banyak, peluangnya tetap terbuka dan menjanjikan apabila dikelola secara profesional dan konsisten,” ujarnya.

Pada sesi pelatihan Make Up Artist (MUA), peserta mendapatkan materi dari Shinta Medianti dari Viva Cosmetics. Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya kesehatan kulit wajah sebagai dasar utama dalam menghasilkan riasan yang maksimal. Menurutnya, make up yang baik tidak hanya ditentukan oleh teknik, tetapi juga oleh kondisi kulit yang sehat dan bersih.

Selain aspek teknis, peserta juga diberikan pemahaman mengenai peluang usaha di bidang jasa rias yang dinilai fleksibel dan memiliki potensi pasar yang luas, khususnya untuk kebutuhan acara formal, wisuda, hingga pernikahan.

Sementara itu, pelatihan Barbershop diselenggarakan dengan tema “Membangun dan Mengembangkan Bisnis Barbershop” di BJB Corner Universitas Sangga Buana YPKP Bandung. Kegiatan ini menghadirkan Gian Maheswara Syailendra, founder dan manajemen Suma Barbershop, sebagai narasumber. Acara dipandu langsung oleh Bambang Susanto selaku Wakil Rektor II Universitas Sangga Buana YPKP.

Dalam pemaparannya, Gian membagikan perjalanan bisnis Suma Barbershop yang dirintis dari skala kecil hingga berkembang pesat. Berawal dari usaha sederhana, kini Suma Barbershop telah memiliki enam cabang yang tersebar di Sindang Sirna, Kiara Artha Park, Riung Bandung, Yogyakarta, Malang, dan Bali, dengan total sekitar 30 karyawan.

Gian menegaskan bahwa wirausaha lahir dari keterdesakan dan keinginan kuat untuk membuktikan diri, bukan semata-mata untuk mengejar keuntungan cepat. Ia menekankan pentingnya mental wirausaha yang tangguh dalam menghadapi tantangan bisnis.

Dalam menjaga keberlangsungan usaha, Suma Barbershop menerapkan sejumlah strategi utama, seperti membangun Standar Operasional Prosedur (SOP) sejak awal, menjaga konsistensi branding, serta melakukan evaluasi secara berkelanjutan. Selain itu, strategi pemasaran menjadi faktor penting dalam memperluas jangkauan bisnis dan meningkatkan loyalitas pelanggan.

Ia menegaskan bahwa besarnya modal bukan faktor utama, melainkan komitmen, kejujuran, serta kemauan untuk terus belajar dalam menjalankan usaha.

Melalui Pelatihan Pra-Purnabakti ini, Universitas Sangga Buana YPKP berharap para peserta memiliki bekal keterampilan, pemahaman peluang usaha, serta kesiapan mental untuk membangun usaha secara mandiri dan berkelanjutan di masa purnabakti.

Melli Amellia Nurbaeti & Anita Salvadina – Biro Humas, Protokoler dan Media