Bandung, April 2026 – Tax Center Universitas Sangga Buana (USB) YPKP kembali berpartisipasi dalam program Relawan Pajak untuk Negeri (Renjani) Tahun 2026 sebagai bentuk implementasi kerja sama dengan Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Kegiatan ini melibatkan 31 mahasiswa Program Studi S1 Akuntansi angkatan 2022 dan 2023 yang berperan aktif dalam asistensi pelaporan pajak serta edukasi kepada masyarakat.
Program Renjani diawali dengan proses pendaftaran melalui situs resmi DJP pada September 2025, dilanjutkan dengan leveling test hingga November 2025. Hasil seleksi dan penempatan relawan diumumkan pada Desember 2025, di mana relawan dari Tax Center USB YPKP ditempatkan di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Bandung Bojonegara.
Dalam pelaksanaannya, relawan pajak bertugas sejak Januari hingga April 2026 dengan sistem piket di KPP, sekaligus membuka layanan “Pojok Pajak” di lingkungan kampus USB YPKP pada periode 23 Februari hingga 13 Maret 2026. Layanan ini dimanfaatkan oleh dosen dan karyawan untuk melakukan pelaporan SPT Tahunan Orang Pribadi secara lebih mudah dan terarah.
Keikutsertaan mahasiswa dalam program ini tidak hanya memberikan kontribusi nyata dalam membantu wajib pajak, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran praktis di luar kelas. Para relawan memperoleh pengalaman langsung dalam memahami sistem perpajakan terbaru, termasuk penggunaan aplikasi Coretax, serta menghadapi berbagai permasalahan yang dialami wajib pajak di lapangan.
Salah satu relawan, Agisya Okta Salsya Bila, menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan pengalaman berharga dalam memahami praktik perpajakan secara nyata, sekaligus menjadi bekal penting bagi karier di masa depan. Hal serupa juga disampaikan oleh relawan lainnya, yang mengaku mendapatkan peningkatan kepercayaan diri, kemampuan komunikasi, serta pengalaman bekerja dalam tim saat melayani wajib pajak.
Dari sisi pengguna layanan, keberadaan Pojok Pajak juga mendapat respons positif. Salah satu dosen USB YPKP, Nurwathi, S.T., M.T., mengungkapkan bahwa layanan relawan pajak sangat membantu dalam proses pelaporan SPT karena dilakukan secara bertahap, jelas, dan komunikatif. Ia juga berharap program ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan karena memberikan kemudahan, khususnya bagi civitas akademika yang membutuhkan pendampingan dalam administrasi perpajakan.
Program Relawan Pajak untuk Negeri sendiri merupakan bagian dari upaya DJP dalam meningkatkan kepatuhan wajib pajak sekaligus memperluas edukasi perpajakan kepada masyarakat. Melalui keterlibatan mahasiswa, program ini juga menjadi media penguatan kompetensi akademik yang selaras dengan kebutuhan dunia kerja.
Sebelumnya, Tax Center USB YPKP juga telah menjalankan program serupa melalui pembukaan Pojok Pajak yang memberikan asistensi pelaporan SPT bagi civitas akademika kampus serta masyarakat, sebagai kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan nasional melalui sektor perpajakan.
Melalui partisipasi aktif dalam program ini, Universitas Sangga Buana YPKP menegaskan komitmennya dalam mengintegrasikan pendidikan, praktik lapangan, serta pengabdian kepada masyarakat, guna mencetak lulusan yang kompeten, adaptif, dan siap berkontribusi dalam pembangunan bangsa.
Biro Humas, Protokoler, dan Media
