Bandung, April 2026 — Dosen Universitas Sangga Buana (USB) YPKP kembali menorehkan capaian membanggakan dengan berhasil meraih pendanaan dalam Program Bantuan Riset dan Inovasi untuk Indonesia Maju (BIMA) Tahun Anggaran 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Berdasarkan data penerima hibah, sejumlah dosen USB YPKP berhasil lolos dalam berbagai skema penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Pada skema penelitian, beberapa judul yang didanai antara lain:
Mohamad Agus Fhaizal, S.T., M.T. dengan riset berjudul “Pemodelan Hubungan Ketebalan Pelapisan Galvanis, Mikrostruktur, dan Ketahanan Korosi Baja Karbon Menengah”;
Slamet Risnanto, S.T., M.Kom., Ph.D. dengan riset “Kerangka Hibrida Blockchain–AI untuk Integrasi Aman dan Terpercaya Sistem Penguatan Suara Elektronik dalam Ekosistem E-Government”;
Dr. Nurhaeni Sikki, S.A.P., M.A.P. dengan riset “Formulasi Model Kesiapan Smart Industri Kecil Menengah Melalui Craftsmanship Skills Index dan Komitmen Manajerial untuk Penguatan UMKM Sepatu Tradisional”;
serta Dr. Peti Savitri, S.T., M.T. dengan riset “Pengembangan Indeks Konseptual Daya Saing Ekonomi Digital Nasional Berbasis Institusi dan Nilai”.
Sementara pada skema Pengabdian kepada Masyarakat (PKM), hibah diraih oleh:
Dr. Erna Garnia, S.E., M.M. melalui program “Pengembangan Agro Edu Wisata di Desa Sindulang melalui Kelompok Milenial menuju Smart Village yang Berkelanjutan”;
Deden Rizal Riadi, S.E., M.E. dengan program “Festival Pangan Lokal dan Wisata Budaya Berkelanjutan di Desa Tambakmekar, Kecamatan Jalancagak, Subang”;
Muhamad Nurdin Abdul Muhaemin, S.Kom., M.Kom. dengan program “Penguatan dan Replikasi Smart Aquaculture IoT Bioflok melalui Standarisasi SOP, Pelatihan Multisiklus, dan Pengembangan Usaha Pokdakan Nila Desa Baginda”;
serta Muhammad Dadi Priadi, S.Sos., M.A.B. melalui program “Peningkatan Kapasitas SDM Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) melalui Pelatihan Digital Marketing dan Pemandu Wisata di Desa Cibuluh, Subang”.
Capaian ini menunjukkan konsistensi USB YPKP dalam mendorong produktivitas riset dosen serta memperkuat kontribusi nyata perguruan tinggi dalam menjawab tantangan pembangunan nasional.
Program BIMA sendiri merupakan instrumen strategis pemerintah dalam mendukung pengembangan riset berkualitas, mendorong hilirisasi inovasi, serta meningkatkan dampak pengabdian kepada masyarakat. Melalui program ini, hasil penelitian diharapkan tidak hanya berhenti pada publikasi akademik, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan industri.
Dengan capaian ini, USB YPKP semakin menegaskan posisinya sebagai perguruan tinggi yang aktif dalam pengembangan ilmu pengetahuan, inovasi, serta pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.
Biro Humas, Protokoler, dan Media
