Bandung, 2 Februari 2026 — Universitas Sangga Buana (USB) YPKP menyelenggarakan kegiatan Inaugurasi REVOSA 25 yang menjadi momentum peneguhan peran mahasiswa dalam menghadapi tantangan menuju Indonesia Emas 2045. Rangkaian kegiatan inaugurasi menghadirkan kuliah umum nasional bertema “Menuju Indonesia 2045: Anak Muda, Demokrasi, dan Pertahanan Bangsa” yang berlangsung di Gedung Serbaguna USB YPKP serta diikuti oleh mahasiswa dari berbagai program studi.
Kegiatan inaugurasi menjadi bagian dari penutupan rangkaian pembinaan akademik dan nonakademik mahasiswa, sekaligus wadah refleksi tentang posisi strategis mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa. Acara diawali dengan welcome speech oleh Ketua Yayasan Pendidikan Keuangan dan Perbankan (YPKP), Dr. H. R. Ricky Agusyady, S.E., M.M., Ak., CFRA., CPHRM, yang menekankan pentingnya kesiapan generasi muda dalam memperkuat demokrasi, ketahanan nasional, serta kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.
Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Rektor USB YPKP, Dr. H. Didin Saepudin, S.E., M.Si., yang mengajak mahasiswa untuk memanfaatkan berbagai penguatan ekosistem kampus, termasuk peningkatan kapasitas dosen, renovasi fasilitas ibadah, ruang publik, serta sarana pembelajaran yang terus dikembangkan. Rektor menegaskan bahwa mahasiswa perlu membangun karakter, solidaritas, serta kemampuan adaptasi di era digital sebagai bekal menghadapi masa depan.
Kuliah umum menghadirkan narasumber Rocky Gerung, S.S., Jenderal TNI (Purn.) Gatot Nurmantyo, Refly Harun, S.H., M.H., LL.M., Ph.D., dan Dr. H. M. S. Kaban, S.E., M.Si., dengan Hersubeno Arief sebagai moderator. Dalam paparannya, para narasumber mengulas berbagai isu strategis, mulai dari pentingnya kebebasan berpikir dan nalar kritis mahasiswa, dinamika demokrasi dan ketatanegaraan, tantangan geopolitik global, hingga isu lingkungan dan kebencanaan yang membutuhkan partisipasi aktif generasi muda.
Rocky Gerung menekankan bahwa kampus harus menjadi ruang kebebasan berpikir sekaligus pembentukan keberanian intelektual mahasiswa. Sementara itu, Refly Harun mendorong mahasiswa untuk menjadikan demokrasi dan hukum sebagai fondasi berpikir kritis dalam membaca dinamika kebijakan publik. Gatot Nurmantyo menyoroti pentingnya kesiapan generasi muda dalam menghadapi ketidakpastian global serta tantangan pembangunan nasional, sedangkan H. M. S. Kaban menekankan pentingnya kesadaran kolektif dalam menjaga lingkungan dan mencegah risiko bencana melalui pengelolaan sumber daya yang berkelanjutan.
Selain sesi akademik, rangkaian kegiatan Inaugurasi REVOSA 25 juga dilanjutkan pada hari kedua, 31 Januari 2026, yang menghadirkan pertunjukan musik sebagai bagian dari perayaan inaugurasi. Kegiatan ini menampilkan guest star Don Lego, serta penampilan musik dari Yahya dan Bendi Harmoni, bersama berbagai penampilan seni tari dan band mahasiswa yang turut memeriahkan acara. Selain menjadi sarana hiburan, pertunjukan tersebut juga menjadi wadah ekspresi kreativitas mahasiswa sekaligus memperkuat semangat kebersamaan civitas akademika USB YPKP.
Melalui rangkaian kegiatan inaugurasi ini, USB YPKP berharap mahasiswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki wawasan kebangsaan, kepemimpinan, serta kreativitas yang mampu memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan bangsa menuju Indonesia 2045.
Intan Nuraeni – Biro Humas, Protokoler, dan Media
