Bandung, Oktober 2025 – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Sangga Buana (USB) YPKP sukses menyelenggarakan Seminar Nasional Sosial Politik, Bisnis, Akuntansi, dan Teknik (SoBAT) ke-7 dengan mengusung tema “Peran Strategis Ilmuwan dalam Mendukung Pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs)”. Kegiatan ini digelar secara hybrid, menggabungkan sesi plenary dan presentasi offline di Gedung Serba Guna Universitas Sangga Buana, serta presentasi paper secara online.
Acara dibuka dengan Welcoming Speech oleh Rektor USB YPKP, Dr. Didin Saepudin, S.E., M.Si., yang menekankan pentingnya kontribusi riset akademik dalam menjawab tantangan pembangunan berkelanjutan. Pada sesi berikutnya, keynote speech menghadirkan tiga pembicara internasional, yakni:
Prof. Deshinta Arrova Dewi, INTI International University, Malaysia
Prof. Milan Regec, Comenius University Bratislava, Slovakia
Dr. Hartuti Mistialustina, S.T., M.T., Kepala Bagian Inovasi LPPM USB YPKP
Ketiga narasumber memberikan perspektif mengenai relevansi riset ilmiah dalam memajukan indikator SDGs, termasuk korelasi antara kualitas publikasi, arah kebijakan riset, dan perkembangan pembangunan nasional.
SoBAT ke-7 tahun ini mencatat partisipasi 188 paper dari berbagai perguruan tinggi dan lembaga penelitian di Indonesia. Berdasarkan rekap resmi panitia, sejumlah institusi yang berpartisipasi antara lain: Universitas Harapan Medan, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur, Universitas Sriwijaya, Universitas Riau, Universitas Muhammadiyah Jakarta, Universitas Mulawarman, Universitas Negeri Surabaya, Universitas Muhammadiyah Mataram, Institut Teknologi Kalimantan, Indonesia Research Institute Japan, serta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) .
Keikutsertaan berbagai institusi memperlihatkan meningkatnya posisi SoBAT sebagai forum ilmiah yang inklusif dan kolaboratif, mempertemukan peneliti lintas daerah dan disiplin untuk berbagi hasil penelitian serta mendorong penguatan budaya riset.
Dalam laporannya, LPPM USB YPKP menyampaikan bahwa SoBAT ke-7 dirancang sebagai ruang akademik untuk memperkuat kontribusi ilmuwan dalam pencapaian SDGs, khususnya melalui riset-riset aplikatif yang dapat diimplementasikan pada sektor sosial, ekonomi, dan teknologi. Sejalan dengan arah kebijakan universitas, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas publikasi dan pengembangan ekosistem riset yang berkelanjutan.
Sebagian paper terpilih dari kegiatan ini akan direkomendasikan untuk diterbitkan pada jurnal nasional terakreditasi SINTA 5 dan 6, serta prosiding ber-ISSN baik versi cetak maupun online.
Melalui keberhasilan penyelenggaraan SoBAT ke-7, USB YPKP menegaskan posisinya sebagai institusi yang berkomitmen terhadap penguatan riset dan kontribusi akademik bagi pembangunan nasional. LPPM USB YPKP berharap kegiatan ini dapat terus menjadi wadah kolaborasi ilmiah yang mendorong inovasi serta menghasilkan rekomendasi riset yang relevan dengan agenda pembangunan berkelanjutan.
