Perkuat Sinergi Pengelolaan Lingkungan, USB YPKP dan Kecamatan Cibeunying Kidul Tinjau Pengolahan Sampah Organik Berbasis Maggot

BANDUNG, 1 OKTOBER 2026 — Universitas Sangga Buana (USB) YPKP bersama Pemerintah Kecamatan Cibeunying Kidul memperkuat kolaborasi dalam penanganan sampah organik melalui kegiatan silaturahmi, diskusi strategis, dan peninjauan langsung fasilitas pengolahan sampah di kawasan Cikutra, Bandung, Kamis, 1 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam mendorong pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan melalui sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah.

Rangkaian kegiatan diawali dengan kunjungan silaturahmi jajaran Kecamatan Cibeunying Kidul ke Kampus Universitas Sangga Buana YPKP. Pertemuan tersebut disambut langsung oleh Rektor USB YPKP, Prof. Diana Sari, S.E., M.Mgt., Ph.D., didampingi Direktur LPPM, Dr. Nenny Hendajany, S.Si., S.E., M.T., Kepala Biro Humas, Anita Syafariah, S.E., M.M., Kepala Biro Sarana dan Prasarana, H. Saepudin, S.E., M.Si., serta Kepala Bagian Pengabdian kepada Masyarakat, Deden Rizal Riadi, S.E., M.E.

Sementara itu, rombongan Kecamatan Cibeunying Kidul dipimpin oleh Camat Drs. Moch Edi Purwadi, didampingi Sekretaris Kecamatan Santy Mega Yanti, S.STP., M.Si., Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan (Kasi Ekbang) Sudaryanto, S.Sos., serta Kepala Subbagian Umum dan Kepegawaian Lira Prawitasari, S.E. Pertemuan ini menjadi momentum untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus membuka peluang kerja sama dalam menjawab persoalan pengelolaan sampah di lingkungan perkotaan.

Agenda kemudian dilanjutkan dengan diskusi bersama di Kantor Kecamatan Cibeunying Kidul, kawasan Cikutra. Pembahasan berfokus pada metode budidaya dan pengolahan sampah organik menggunakan larva Black Soldier Fly (BSF) atau maggot. Pihak kecamatan turut memperkenalkan berbagai fasilitas dan peralatan teknis yang digunakan dalam operasional pengolahan sampah, sekaligus berbagi pengalaman mengenai penerapannya dalam mengurangi limbah rumah tangga, khususnya sampah sisa makanan.

Usai diskusi, rombongan melanjutkan peninjauan ke Tempat Pengolahan Sampah (TPS) Kecamatan di kawasan Cikutra, tepatnya di area belokan menuju Jalan Pahlawan. Di lokasi tersebut, peserta melihat secara langsung tahapan pengolahan sampah organik, mulai dari proses pemilahan, pemberian pakan pada media budidaya maggot, hingga proses penguraian limbah. Peninjauan ini memberikan gambaran nyata mengenai praktik pengelolaan sampah sekaligus potensi pengembangannya melalui dukungan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Kolaborasi ini merupakan wujud sinergi pentahelix antara perguruan tinggi dan pemerintah lokal dalam mendukung pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Bagi USB YPKP, kegiatan ini membuka peluang pengembangan riset terapan, pembelajaran lapangan, serta program pengabdian kepada masyarakat. Sementara itu, pihak kecamatan diharapkan memperoleh dukungan edukasi dan gagasan akademis untuk mengoptimalkan pengelolaan sampah organik di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan ini, USB YPKP menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam menjawab persoalan lingkungan melalui pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, sekaligus memperkuat kerja sama dengan pemerintah daerah demi mewujudkan lingkungan perkotaan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Kasih Keusumah – Biro Kehumasan Protokoler dan Media