USB YPKP Perkuat Kerja Sama dengan Dua Universitas Korea, Teken MoU-MoA dan Kukuhkan Honorary President

Bandung, 17 September 2026 – Universitas Sangga Buana (USB) YPKP memperluas jejaring internasional melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Memorandum of Agreement (MoA) dengan Woongji Tax University dan Seoul Venture University, Korea Selatan, Kamis (17/9/2026). Kegiatan tersebut juga menjadi momentum penyerahan Certificate of Appointment Honorary President sebagai bagian dari penguatan hubungan akademik dan kelembagaan antara Indonesia dan Korea Selatan.

Kegiatan dihadiri Rektor USB YPKP Prof. Diana Sari, S.E., M.Mgt., Ph.D., Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Keuangan dan Perbankan (YPKP) Prof. Dr. H. R. Ricky Agusiady, S.E., M.M., Ak., CFrA., CHRM., Rektor Woongji Tax University Prof. Dr. Kim Jong Ju, Rektor Seoul Venture University Prof. Dr. Kang Joon Mo, Prof. Kim Soo-Il, serta delegasi dari Korea Selatan. Hadir pula jajaran Pengurus dan Pengawas YPKP, para Wakil Rektor, Dekan dan Wakil Dekan, pimpinan Pascasarjana dan Direktorat Vokasi, Ketua Program Studi, serta tamu undangan.

Dalam sambutan pembukaannya, Prof. Diana menyampaikan bahwa kehadiran delegasi dari Korea Selatan menjadi bagian penting dalam memperkuat hubungan akademik lintas negara. Menurutnya, kerja sama yang dibangun tidak boleh berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi perlu diterjemahkan menjadi program yang memberikan pengalaman dan manfaat nyata bagi mahasiswa, dosen, serta kedua institusi.

Ruang kolaborasi yang disiapkan mencakup pendidikan, penelitian bersama, publikasi ilmiah, pengabdian kepada masyarakat, konferensi, dosen tamu, magang, pertukaran mahasiswa, teaching factory, hingga berbagai program internasional lain yang dapat dikembangkan secara bersama. Implementasi pada tingkat MoA secara khusus melibatkan Direktorat Vokasi USB YPKP agar kesepahaman antaruniversitas dapat segera diturunkan menjadi kegiatan yang lebih operasional dan terukur.

Ketua Pengurus YPKP, Prof. Ricky Agusiady, juga menekankan pentingnya kesinambungan setelah kerja sama ditandatangani. YPKP, menurutnya, mendukung pengembangan kemitraan internasional yang produktif selama setiap kesepakatan dapat diwujudkan melalui program konkret dan memberikan dampak bagi institusi, dosen, mahasiswa, maupun masyarakat.

Sementara itu, Rektor Woongji Tax University Prof. Dr. Kim Jong Ju dan Rektor Seoul Venture University Prof. Dr. Kang Joon Mo turut menyampaikan sambutan dalam rangkaian kegiatan. Kehadiran kedua pimpinan perguruan tinggi tersebut memperkuat komitmen untuk memperluas kerja sama akademik antara USB YPKP dan institusi pendidikan tinggi di Korea Selatan.

Agenda utama kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan MoU antara USB YPKP dan Woongji Tax University, serta MoU antara USB YPKP dan Seoul Venture University. Kesepakatan pada tingkat universitas tersebut menjadi payung pengembangan kerja sama yang dapat mencakup pendidikan, penelitian, mobilitas akademik, dan berbagai program internasional.

Komitmen tersebut langsung diperkuat pada tingkat pelaksanaan melalui penandatanganan MoA antara Direktorat Vokasi USB YPKP dan Woongji Tax University, serta MoA antara Direktorat Vokasi USB YPKP dan Seoul Venture University. Direktur Vokasi USB YPKP Ahmad Munandar, S.T., M.T. turut terlibat dalam tahapan kerja sama tersebut. Setelah prosesi penandatanganan, Rektor USB YPKP menyerahkan cendera mata kepada pimpinan kedua universitas sebagai simbol persahabatan dan hubungan kelembagaan yang semakin erat.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan agenda Certificate of Appointment Honorary President. Prof. Dr. Kim Jong Ju menyerahkan sertifikat pengangkatan Honorary President kepada Prof. Dr. H. R. Ricky Agusiady. Pada kesempatan yang sama, Prof. Ricky menyerahkan Certificate of Appointment Honorary President USB YPKP kepada Prof. Dr. Kang Joon Mo, yang dilanjutkan dengan penyerahan cendera mata.

Pengangkatan tersebut menempatkan kedua tokoh sebagai penghubung dalam memperkuat jejaring, pertukaran pengetahuan, dan persahabatan antarinstitusi. Rektor USB YPKP memandang pemberian Honorary President sebagai simbol kepercayaan dan penghormatan terhadap kepemimpinan akademik sekaligus komitmen untuk memperluas kerja sama Indonesia-Korea secara berkelanjutan.

Bagi Prof. Ricky, pengangkatan sebagai Honorary President Woongji Tax University juga melanjutkan rekam jejak keterlibatannya dalam penguatan jejaring pendidikan tinggi antara Indonesia dan Korea Selatan. Sebelumnya, pada 10 Juli 2026, ia dikukuhkan dalam posisi akademik kehormatan sebagai Chair Professor atau Profesor Kehormatan di Daeshin University, Korea Selatan, dalam rangkaian kunjungan dan penguatan kerja sama internasional USB YPKP. Pengukuhan tersebut berlangsung bersamaan dengan penandatanganan kerja sama USB YPKP dan Daeshin University.

Pengangkatan sebagai Chair Professor di Daeshin University dan Honorary President di Woongji Tax University merupakan dua bentuk pengakuan yang berbeda. Namun, keduanya menjadi bagian dari semakin luasnya hubungan akademik dan kelembagaan yang dibangun USB YPKP dan YPKP dengan mitra perguruan tinggi di Korea Selatan. Dalam kunjungan Juli lalu, kerja sama USB YPKP di Korea juga mencakup pengembangan program pertukaran mahasiswa dan dosen, penelitian bersama, team teaching, double degree, magang internasional, hingga perluasan jejaring dengan dunia industri.

Rangkaian kegiatan pada 17 September kemudian dilanjutkan dengan speech dari Prof. Kim Soo-Il. Kehadirannya memiliki relevansi dalam penguatan hubungan Indonesia-Korea karena sebelumnya Prof. Kim Soo-Il juga terlibat dalam berbagai aktivitas yang mendukung kolaborasi pendidikan antara institusi di kedua negara. Setelah sesi tersebut, seluruh delegasi dan pimpinan universitas mengikuti foto bersama sebelum kegiatan ditutup.

Melalui kerja sama dengan Woongji Tax University dan Seoul Venture University, USB YPKP menargetkan agar jejaring internasional dapat berkembang menjadi kegiatan akademik yang dapat diakses secara langsung oleh mahasiswa dan dosen. Penandatanganan MoU dan MoA, pertukaran penghargaan kelembagaan, serta keterlibatan pimpinan perguruan tinggi dari kedua negara menjadi bagian dari upaya membangun kemitraan yang produktif, terukur, dan berkelanjutan.

Langkah tersebut sekaligus melanjutkan agenda internasionalisasi USB YPKP yang sepanjang 2026 semakin diperluas melalui kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi di Korea Selatan. Universitas berharap hubungan yang telah dibangun dapat berkembang menjadi program pendidikan, riset, mobilitas internasional, serta kolaborasi vokasi yang memberi manfaat nyata bagi sivitas akademika dan memperkuat posisi USB YPKP dalam jejaring pendidikan tinggi global.

(Biro Humas, Protokoler, dan Media)