Universitas Sangga Buana YPKP Perkuat Sinergi Pengelolaan Sampah Berbasis Socio Engineering di Cibeunying Kidul

Bandung, 6 Oktober 2026 – Universitas Sangga Buana (USB) YPKP memperkuat komitmennya terhadap keberlanjutan lingkungan dan pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat melalui partisipasi dalam Rapat Koordinasi Kesiapan Pelaksanaan Kegiatan Pengelolaan Sampah di Sumber Berbasis Socio Engineering yang diselenggarakan Pemerintah Kecamatan Cibeunying Kidul di Aula Kecamatan Cibeunying Kidul, Jalan Sukasenang No. 11, Bandung, Selasa (6/10/2026).

Rapat koordinasi tersebut merupakan tindak lanjut dari Program GRADASI (Gotong Royong Akademisi Bersinergi dan Berinovasi) Episode 1 “Sampah Tuntas” dan Pengelolaan Sampah di Sumber Berbasis Socio Engineering di wilayah Bandung Raya. Pertemuan ini digelar untuk memperkuat koordinasi dan konsolidasi antara pemerintah kecamatan, perguruan tinggi, serta berbagai unsur terkait sebelum program dilaksanakan di wilayah Kecamatan Cibeunying Kidul.

Kegiatan dihadiri Rektor USB YPKP bersama pimpinan sejumlah perguruan tinggi di wilayah Kecamatan Cibeunying Kidul, Camat Cibeunying Kidul Drs. Moch Edi Purwadi, para lurah, Kasi Ekbang, Koordinator Utama Wilayah Bandung Tengah, PIC wilayah Cibeunying Kidul dan Cibeunying Kaler, serta Petugas Pendamping atau PKBS. Keterlibatan berbagai unsur tersebut menjadi bagian penting dalam mempersiapkan pelaksanaan pengelolaan sampah berbasis masyarakat secara terkoordinasi.

Dalam sambutannya, Rektor USB YPKP menegaskan kesiapan civitas akademika kampus untuk turun langsung ke lapangan guna mendampingi warga. Melalui pendekatan socio engineering, seluruh pihak yang terlibat berupaya melakukan rekayasa sosial dan edukasi partisipatif guna membentuk pembiasaan masyarakat dalam mengelola sampah secara mandiri sejak dari sumbernya.

Pendekatan pengelolaan sampah dari sumber menempatkan rumah tangga dan masyarakat sebagai bagian penting dalam proses perubahan. Karena itu, keterlibatan perguruan tinggi diharapkan dapat memperkuat proses edukasi, pendampingan, serta penerapan pengetahuan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.

Bagi USB YPKP, keterlibatan dalam kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari implementasi tridarma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Kolaborasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat membuka ruang bagi sivitas akademika untuk menerapkan pengetahuan dalam membantu menjawab persoalan lingkungan secara langsung.

Melalui koordinasi ini, Pemerintah Kecamatan Cibeunying Kidul bersama perguruan tinggi dan unsur kewilayahan diharapkan dapat menyusun langkah pelaksanaan yang terarah sehingga pengelolaan sampah di sumber tidak berhenti sebagai program sesaat, tetapi berkembang menjadi kebiasaan yang dapat diterapkan secara berkelanjutan di tengah masyarakat.

Keterlibatan USB YPKP dalam Program GRADASI juga mempertegas pentingnya kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat dalam menangani persoalan sampah. Semangat gotong royong tersebut diharapkan dapat mendorong terbentuknya lingkungan Cibeunying Kidul yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Kasih Keusumah – Biro Kehumasan Protokoler dan Media