Bandung, 21 September 2026 – Universitas Sangga Buana (USB) YPKP menuntaskan rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2026/2027 yang berlangsung dalam beberapa tahap sejak 12 hingga 21 September 2026. Sebanyak 894 mahasiswa baru mengikuti rangkaian kegiatan yang dirancang untuk memperkenalkan sistem akademik, kehidupan kemahasiswaan, nilai-nilai kebangsaan, kepemimpinan, transformasi digital, kepedulian lingkungan, hingga kesiapan mahasiswa menjalani kehidupan kampus.
PKKMB tahun ini mengusung tema “Generasi Berdampak yang Adaptif, Kolaboratif, dan Berintegritas Menuju Indonesia Emas 2045.” Tema tersebut menjadi benang merah dalam pembekalan mahasiswa baru agar tidak hanya mampu beradaptasi dengan dunia perguruan tinggi, tetapi juga membangun kemampuan berkolaborasi, menjaga integritas, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Rektor USB YPKP, Prof. Diana Sari, S.E., M.Mgt., Ph.D., menempatkan kemampuan tersebut sebagai bagian dari keterampilan penting yang perlu dimiliki mahasiswa di tengah perubahan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan dunia kerja.
Rangkaian dimulai melalui Pra-PKKMB pada Sabtu, 12 September 2026, yang berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting dan wajib diikuti mahasiswa baru. Tahap awal ini difokuskan pada sosialisasi akademik dan nonakademik agar peserta memperoleh gambaran mengenai berbagai layanan yang akan mendukung perjalanan mereka selama kuliah di USB YPKP.
Dalam Pra-PKKMB, mahasiswa baru memperoleh pengenalan dari sejumlah unit, antara lain Pustakalaya, Bagian Kemahasiswaan, Biro Teknologi Informasi, Biro Akademik, Biro Kewirausahaan dan IBISS, Galeri Investasi, serta Biro Keuangan. Melalui sesi tersebut, mahasiswa memperoleh informasi dasar mengenai layanan akademik, kegiatan kemahasiswaan, sistem teknologi informasi, pengembangan kewirausahaan, literasi investasi, fasilitas perpustakaan, hingga administrasi keuangan yang akan mereka gunakan selama menjalani pendidikan.
Tahap utama PKKMB kemudian dilaksanakan pada Sabtu, 19 September 2026, di Gedung Serba Guna (GSG) USB YPKP. Prosesi penerimaan mahasiswa baru dimulai dengan upacara resmi yang dihadiri pimpinan universitas dan senat. Rangkaian tersebut mencakup pembacaan Surat Keputusan penerimaan mahasiswa baru, sambutan Rektor, penyerahan bendera fakultas, penyematan jas almamater secara simbolis kepada perwakilan mahasiswa baru, serta pembacaan janji mahasiswa.
Dalam rangkaian pembukaan, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof. Brian Yuliarto, S.T., M.Eng., Ph.D., turut menyampaikan pesan kepada mahasiswa baru melalui tayangan video. Ia mendorong mahasiswa agar memanfaatkan pendidikan tinggi sebagai proses untuk membangun ilmu, karakter, kecintaan terhadap bangsa, dan kemampuan memberikan manfaat kepada masyarakat.
Prof. Diana dalam sambutannya mengingatkan mahasiswa bahwa keberhasilan pendidikan tinggi tidak berhenti pada pencapaian akademik. Mahasiswa USB YPKP juga diharapkan mampu beradaptasi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, membangun kolaborasi, serta menjunjung tinggi integritas. Rektor sekaligus mengajak mahasiswa baru ikut membangun budaya Green Campus melalui kebiasaan nyata seperti mengurangi plastik sekali pakai, menggunakan tumbler, menjaga kebersihan, memilah sampah, serta menggunakan energi dan air secara bertanggung jawab. USB YPKP juga menyiapkan langkah menuju pengukuran kampus berkelanjutan melalui UI GreenMetric.
Setelah prosesi penerimaan, mahasiswa baru mengikuti sesi perkenalan Pengawas dan Pengurus YPKP serta jajaran pimpinan Rektorat. Sesi berbentuk talkshow tersebut memberikan gambaran mengenai perjalanan kelembagaan, arah pengembangan universitas, serta peran pimpinan dalam mendukung proses pendidikan mahasiswa. Kegiatan dilanjutkan dengan apresiasi dan pengenalan sejumlah mahasiswa USB YPKP yang telah mencatatkan prestasi di tingkat nasional maupun internasional sebagai motivasi bagi mahasiswa baru untuk aktif mengembangkan potensi sejak awal masa perkuliahan.
Pembekalan hari pertama menghadirkan Komjen Pol. (Purn.) Dr. Dharma Pongrekun, S.I.K., M.M., M.Hum. yang menyampaikan materi mengenai pengembangan karakter mahasiswa. Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya kemandirian berpikir, kesadaran terhadap jati diri, serta kemampuan mahasiswa menjaga kedaulatan pikirannya di tengah derasnya informasi dan perubahan lingkungan sosial.
Sesi berikutnya menghadirkan Dr. Ginanjar Rahmawan dengan materi mengenai sistem pendidikan tinggi di Indonesia dan growth mindset. Mahasiswa baru diajak memahami perubahan pola belajar ketika memasuki perguruan tinggi sekaligus membangun pola pikir untuk terus belajar dan berkembang. Sementara itu, Andi Andini Radisya Pratiwi, Ph.D. mengajak mahasiswa terlibat dalam program USB Green Action sebagai bagian dari upaya menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sejak awal menjadi bagian dari sivitas akademika USB YPKP.
Pada sesi setelah istirahat, materi mengenai kehidupan berbangsa dan bela negara disampaikan oleh Kolonel Inf Adiarso, S.Hub.Int., M.H.I., yang merupakan alumni USB YPKP. Pembekalan ini menempatkan mahasiswa sebagai bagian dari generasi muda yang perlu memahami nilai Pancasila, wawasan kebangsaan, serta tanggung jawab dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Agenda dilanjutkan dengan materi perguruan tinggi di era digital dan revolusi industri oleh Nina Lestari, S.T., M.T., yang membekali mahasiswa mengenai perubahan teknologi dan pentingnya kesiapan menghadapi lingkungan akademik maupun profesional yang semakin digital.
Pelaksanaan PKKMB 2026 juga memiliki dimensi internasional. Wakil Rektor III USB YPKP, Dr. Nurhaeni Sikki, S.A.P., M.A.P., menyampaikan bahwa pada tahun akademik ini terdapat tujuh mahasiswa internasional yang bergabung dengan USB YPKP. Mereka berasal antara lain dari Somalia, Kenya, dan Sudan serta mengikuti pendidikan di sejumlah program studi, termasuk Magister Manajemen, Teknik Informatika, program di Fakultas Ekonomi, Administrasi Bisnis, dan Ilmu Komunikasi. Kehadiran mahasiswa internasional tersebut menjadi bagian dari penguatan lingkungan pembelajaran lintas budaya dan agenda internasionalisasi universitas.
Rangkaian berlanjut pada Minggu, 20 September 2026, melalui USB Day, kegiatan yang memberikan ruang lebih besar bagi mahasiswa baru untuk mengenal kehidupan organisasi, mengembangkan self-leadership, serta berinteraksi dengan komunitas mahasiswa di lingkungan kampus. USB Day 2026 membawa konsep “GROW – Begin With Yourself”, yang terdiri atas Go, Reflect, Own, dan Win. Konsep tersebut menggambarkan proses mahasiswa untuk berani memulai, mengenali dan mengevaluasi diri, mengambil tanggung jawab atas pilihan, kemudian bertumbuh menjadi versi diri yang lebih baik.
Dalam sesi pembekalan USB Day, Dr. Nurhaeni Sikki, S.A.P., M.A.P. membawakan materi GROW sebagai pengantar mengenai kepemimpinan diri. Mahasiswa kemudian mengikuti FGD bertema “Pengaruh Isu Media Sosial terhadap Pola Pikir Mahasiswa”, yang mendorong peserta untuk berdiskusi mengenai cara memahami, menyaring, dan merespons informasi di ruang digital secara lebih kritis.
USB Day juga menjadi ajang pengenalan berbagai ruang pengembangan diri di luar perkuliahan. Mahasiswa diperkenalkan dengan DPPM, BEM, fakultas, Unit Kegiatan Khusus dan Unit Kegiatan Mahasiswa, mulai dari kegiatan keagamaan, pasar modal, seni, olahraga, pecinta alam, Resimen Mahasiswa, hingga media kampus SBETV. Rangkaian tersebut ditujukan agar mahasiswa baru dapat memilih kegiatan yang sesuai dengan minatnya sekaligus mengembangkan kemampuan berorganisasi, kepemimpinan, kreativitas, dan kerja sama.
Kemeriahan USB Day dilengkapi dengan pemberian penghargaan kepada peserta, hiburan, serta arak-arakan fakultas yang mempertemukan mahasiswa baru dalam suasana kebersamaan. Melalui USB Day, mahasiswa tidak hanya diperkenalkan pada struktur organisasi kampus, tetapi juga diajak memahami bahwa pengalaman selama kuliah terbentuk melalui keseimbangan antara kegiatan akademik, organisasi, pengembangan minat dan bakat, serta kemampuan memimpin diri sendiri.
Rangkaian PKKMB kemudian memasuki tahap akhir pada Senin, 21 September 2026, melalui tiga agenda. Mahasiswa baru mengikuti Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKPT) sebagai pembekalan untuk membangun lingkungan kampus yang aman dan saling menghormati. Sosialisasi yang disampaikan oleh Dr. Ratna Deli, S.Sos., M.Si. ini memberikan pemahaman mengenai pencegahan kekerasan, pentingnya kesadaran mahasiswa terhadap batas-batas perilaku, serta mekanisme untuk menjaga keamanan dan kenyamanan bersama selama menjalani pendidikan.
Pada hari yang sama, USB YPKP melaksanakan tes kesehatan mahasiswa baru bekerja sama dengan Puskesmas Padasuka. Pemeriksaan kesehatan menjadi bagian dari upaya universitas mengenali kondisi kesehatan awal mahasiswa sekaligus menumbuhkan kesadaran bahwa kesiapan menjalani pendidikan tinggi juga membutuhkan perhatian terhadap kesehatan fisik. Rangkaian kemudian dilanjutkan dengan pembagian jas almamater kepada mahasiswa baru sebagai identitas resmi mereka sebagai bagian dari keluarga besar USB YPKP.
Keseluruhan rangkaian PKKMB 2026 tidak hanya diarahkan untuk memperkenalkan gedung, aturan, atau struktur universitas. Melalui Pra-PKKMB, upacara penerimaan, berbagai sesi pembekalan, USB Day, sosialisasi PPKPT, pemeriksaan kesehatan, hingga pembagian jas almamater, USB YPKP berupaya memberikan masa transisi yang utuh bagi mahasiswa dari lingkungan sekolah menuju perguruan tinggi.
Dengan 894 mahasiswa baru, termasuk mahasiswa internasional yang memperkuat keberagaman lingkungan akademik, USB YPKP berharap angkatan 2026/2027 dapat tumbuh menjadi generasi yang mampu beradaptasi, bekerja bersama, menjaga integritas, serta menggunakan ilmu dan pengalaman selama kuliah untuk memberikan dampak nyata. Semangat tersebut menjadi fondasi perjalanan mereka sebagai bagian dari USB YPKP sekaligus generasi yang akan ikut mengambil peran menuju Indonesia Emas 2045.
(Kasih Keusumah – Biro Humas, Protokoler, dan Media)
